PramukaJakpus – Puncak rangkaian Seminar Kajian Pembinaan Anggota Dewasa yang diselenggarakan Kwarcab Jakarta Pusat ditutup dengan pemaparan dari tiga kelompok penyaji materi. Sesi ini menjadi sangat istimewa karena para penyaji merupakan para Pelatih Pembina Pramuka yang tengah menempuh masa pengembangan Naratama Lanjutan di Pusdiklatcab Jakarta Pusat.
Pemaparan ini merupakan bagian dari rangkaian menuju tugas akhir mereka dalam mencapai tingkatan Pelatih Lanjutan, dengan fokus kajian yang dibagi menjadi tiga aspek fundamental:
- Kelompok 1 (Rekrutmen): Mengkaji strategi penarikan minat anggota dewasa untuk bergabung dalam Gerakan Pramuka di lingkungan perkotaan yang kompetitif.
- Kelompok 2 (Retensi): Membedah pola pemeliharaan motivasi agar anggota dewasa tetap aktif, konsisten, dan berdedikasi dalam jangka panjang.
- Kelompok 3 (Administrasi & Penghargaan): Menelaah sistem tata kelola administrasi yang modern serta pentingnya skema penghargaan sebagai apresiasi atas pengabdian anggota dewasa.
Ketajaman analisis para penyaji diuji secara langsung oleh dua pembanding, yakni Kak Widhya Sukma dan Kak Rd. Moh. Iqbal. Diskusi berlangsung dinamis, di mana para pembanding memberikan tanggapan kritis serta masukan konstruktif untuk menyempurnakan kajian para calon pelatih tersebut.
Kepala Pusdiklatcab Jakarta Pusat, Kak Trimo, menyampaikan bahwa keterlibatan peserta Naratama Lanjutan dalam seminar ini adalah upaya nyata untuk melahirkan pelatih yang tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga kuat secara konseptual.
"Ini adalah pembuktian kualitas. Materi yang mereka paparkan hari ini bukan sekadar teori, melainkan solusi yang diharapkan bisa diimplementasikan di Kwarcab Jakarta Pusat sesuai dengan kerangka Urban Scouting," ungkap Kak Trimo di akhir sesi.
Hasil dari paparan dan diskusi ini nantinya akan didokumentasikan sebagai bahan rekomendasi penting bagi pengembangan anggota dewasa, sekaligus menjadi bekal berharga menyongsong Musyawarah Cabang (Muscab) Jakarta Pusat yang tinggal menghitung hari.

