Rangkaian simulasi ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai Jumat hingga Sabtu, 17–18 Juli 2026, bertempat di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan. Seluruh kontingen yang terdiri dari 64 peserta Penggalang akan diuji melalui berbagai rangkaian kegiatan terpadu yang dirancang menyerupai ritme perkemahan yang sesungguhnya.
Dalam sambutan arahannya, Kak Suprayogie mengingatkan para peserta akan pentingnya fase pemusatan latihan akhir ini. Ajang ini menjadi cerminan kesiapan sebelum mereka terjun ke perkemahan besar di Cibubur pada bulan Agustus mendatang.
"Ikuti kegiatan simulasi ini dengan baik, karena ini merupakan latihan krusial menuju kegiatan sesungguhnya di bulan Agustus nanti selama kurang lebih 10 hari. Anggap medan di Ragunan ini sebagai cerminan tantangan sesungguhnya," ujar Kak Suprayogie.
Poin Penting Arahan Ketua Kwarcab Jakarta Pusat:
Simulasi Riil Perkemahan: Memanfaatkan seluruh rangkaian kegiatan di Ragunan untuk mengasah kemandirian, kekompakan regu, dan ketangkasan kepramukaan.
Prioritas Kesehatan dan Keamanan: Kak Suprayogie menambahkan instruksi tegas agar seluruh peserta segera melapor kepada Pembina Pendamping jika mengalami sakit atau kendala fisik lainnya selama simulasi berlangsung.
Menjaga Nama Baik Wilayah: Menyiapkan mental baja agar kontingen Jakarta Pusat mampu menjadi representasi yang tangguh di kancah nasional.


