Lolos Film & Televisi ISBI Bandung, Siswi SMKN 1 Jakarta Ini Buktikan Prestasi Pramuka Bukan Kaleng-Kaleng


PramukaJakpus -- Sebuah kabar membanggakan datang dari pangkalan SMKN 1 Jakarta. Kalya Dinda Rahmanti, siswi jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), resmi dinyatakan lolos seleksi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung. Kalya berhasil mengamankan posisi di Program Studi Film dan Televisi (FTV) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.

Momen pengumuman tersebut terjadi di sela-sela kesibukan Kalya menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL). Berbeda dengan kebanyakan siswa yang membuka pengumuman bersama keluarga, Kalya memberanikan diri mengecek hasilnya seorang diri. Di tengah ekspektasi yang tidak terlalu tinggi, layar ponselnya justru menampilkan kata "Selamat"—sebuah validasi atas minatnya di dunia perfilman yang telah ia pupuk sejak kecil.

"Saya sempat terdiam karena tidak percaya. Orang-orang yang langsung saya ingat adalah keluarga, guru, sahabat, hingga pelatih yang selama ini mendukung tanpa henti," ungkap Kalya saat menceritakan momen haru tersebut.

Perjalanan Kalya menuju "layar biru" tidaklah instan. Ia sempat berada di lingkungan yang membuatnya merasa tidak dihargai, yang sempat mengikis rasa percaya dirinya. Namun, melalui Gerakan Pramuka, Kalya menemukan ruang untuk membuktikan kapasitasnya. Baginya, Pramuka bukan sekadar penghabis waktu, melainkan tempat yang tepat jika dijalani bersama orang-orang yang suportif.

Dedikasinya di Pramuka membuahkan prestasi gemilang pada ajang Lomba Kreativitas Penegak 2024. Kalya tidak hanya membawa pulang predikat Juara Umum bagi sekolahnya, tetapi juga menyabet Juara 2 kategori Short Movie dan Juara 2 kategori Seni Budaya. Prestasi spesifik di bidang film inilah yang ditengarai menjadi penguat portofolionya dalam menembus jurusan FTV di ISBI Bandung.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata bagi para siswa SMK bahwa keaktifan di organisasi sekolah, jika diarahkan dengan tepat sesuai minat bakat, dapat menjadi jembatan menuju perguruan tinggi negeri impian. Kalya menekankan pentingnya menjaga fokus pada tujuan pribadi dan mengabaikan komentar negatif dari luar.

Kini, dengan semangat "tetap jalan walaupun pelan", Kalya Dinda siap melangkah ke Bandung untuk mendalami dunia sinematografi. Kisahnya menjadi inspirasi bahwa keteguhan hati dan keberanian untuk tetap kreatif di tengah tantangan organisasi adalah kunci untuk membuka pintu masa depan yang lebih cerah.



Contributor

Post a Comment

Previous Post Next Post
Pramuka Jakarta Pusat