Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Apel Besar yang diikuti secara khidmat oleh seluruh siswa-siswi kelas 7 dan 8 SMPN 77 Jakarta, jajaran pembina, serta pihak pihak sekolah.
Dalam arahannya selaku Pembina Apel, Kak Suprayogie menekankan poin krusial mengenai implementasi Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan Sampah dari Sumbernya. Beliau menginstruksikan agar seluruh anggota Pramuka dan warga sekolah memulai aksi nyata ini dari lingkup terkecil
"Mari kita mulai gerakan pemilahan sampah ini dari dalam ruang kelas, area kantin, hingga seluruh lingkungan sekolah. Pramuka harus menjadi motor penggerak utama untuk membawa SMPN 77 Jakarta menuju sekolah hijau (green school) yang asri dan sehat," ujar Kak Suprayogie.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa esensi dari kepramukaan sejati adalah kebermanfaatan. Kak Suprayogie menaruh harapan besar agar seluruh anggota Pramuka di wilayah Jakarta Pusat tidak sekedar menghafal teori, tetapi terus bergerak aktif dan memberikan dampak nyata yang dapat dirasakan langsung, baik di dalam lingkungan sekolah maupun di tengah-tengah kehidupan masyarakat luas.
Aksi edukasi lingkungan dalam program KaKwarcab Menyapa ini mempertegas komitmen "Pramuka Jakarta Pusat Semakin Keren, Semakin Oke" yang adaptif terhadap tantangan global serta selalu tanggap terhadap isu-isu kelestarian lingkungan ibukota.


